Apabila diamati sejarah perjalanan pemeliharaan al-Qur’an sejak zaman Nabi SAW hingga sekarang terus berjalan seiring dengan perjalanan dan perkembangan sejarah umat. Tradisi pemeliharaan al-Qur’an yang diwariskan Nabi SAW kepada umatnya melalui dua cara, yaitu pemeliharaan melalui hafalan (fisshudur) dan melalui tulisan (fissuthur). Pemeliharan melalui hafalan merupakan landasan utama, adapun melalui tulisan sebagai landasan pendukungnya.

Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Hafsh merupakan suatu lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Soppeng yang ikut serta dalam memelihara kemurniaan al-Qur’an dalam hal hafalan. Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Hafsh didirikan pada awal tahun 2019 yang merupakan pengembangan dari Rumah Tahfizh Latemmamala di bawah naungan Yayasan Nahdlatul Qurra’ wal Huffazh Soppeng yang beralamat di jantung kota Soppeng tepatnya di Jl. Pemuda No. 154 (Belakang Kantor Pajak), Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Penggunaan nama Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an “Al-Imam Hafsh” Soppeng berdasarkan izin dan restu serta petunjuk dari Gurunda Al-Hafizh KH. Syam Amir Yunus, SQ (Pimpinan PPTQ Al-Imam Ashim Makassar) dan Dewan Pendiri Yayasan Bapak H. A. Kaswadi Razak, SE. Dan sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini adalah Takhassus Tahfizhul Qur’an.